Sabtu, 18 Juni 2022
Entri Nilai
Jumat, 17 Juni 2022
Kepemimpinan
Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) adalah salah satu program OSIS di sekolah kami. Kegiatan yang dilaksanakan setiap tahunnya setelah pergantian pengurus OSIS dan dilantiknya pengurus OSIS yang baru. Kegiatan LDK untuk melatih calon pemimpin masa depan dalam mengelola dan menjalankan organisasi, terutama Organisasi Siswa Intra Sekolah.
Hari ini, Jumat, 17 Juni 2022, saya mendapatkan penghormatan untuk menyampaikan materi tentang kepemimpinan. Kepemimpinan diturunkan dari kata dasar pimpin yang artinya dibimbing atau dituntun. Pimpinan yang artinya hasil memimpin, bimbingan, atau tuntutan. Pemimpin yang artinya orang yang dipimpin. Kepemimpinan yang artinya perihal atau cara memimpin.
Sebelum melanjutkan materinya, para peserta LDK diminta untuk menulis pendapat mereka tentang kepemimpinan, pemimpin yang bagaimana yang mereka inginkan, dan sebagai orang yang dipimpin bagaimana pula mereka harus berntindak dan berbuat.
Mereka sangat antusias dan semangat, ternyata hasilnya diskusi mereka hampir sama, mereka menginginkan pemimpin yang jujur, disiplin, komitmen, dan bertanggung jawab. Sedangkan sebagai orang yang dipimpin, mereka harus konsisten dan komitmen terhadap tugasnya, bertanggung jawab, dan memiliki integritas kerja yang tinggi.
Materi kepemimpinan dilanjutkan dengan memaparkan tentang model kepemimpinan melalui slide power point.
Model Kepemimpinan ada tiga, yaitu:
1. Kepemimpinan Kharismatik
Kepemimpinan yang berasal dari anugerah Tuhan, mempunyai kemampuan dan magnit yang luar biasa dari yang dipimpinnya. Keterikatan dan ketetarikan emosional yang kuat dari yang dipimpinnya kepada pimpinannya.
2. Kepemimpinan Transaksional
Kepemimpinan model ini dilakukan untuk mengendalikan bawahan dengan kekuasaannya untuk mencapai hasil yang diharapkan. Menerapkan trasnsaksi yang saling menguntungkan dengan pemberian hadiah maupun hukuman kepada bawahannya.
3. Kepemimpinan Transformasional
Kepemimpinan ini banyak diterapkan diberbagai organisasi internasional karena bersifat efektif dan menekankan beberapa faktor, yaitu: perhatian, komunikasi, kepercayaan, rasa hormat, dan risiko.
Seseorang dapat dikatakan memiliki model kepemimpinan trasformasional, apabila memiliki perilaku berikut:
a) Credible, memiliki sikap konsisten dan komitmen yang tinggi, hal ini ditunjukkan pada ucapan dan perbuatannya.
b) Creation Opportunities, Pemimpin yang selalu menciptakan peluang bagi orang yang dipimpinnya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan.
c) Carying, Pemimpin yang selalu menunjukkan rasa peduli terhadap orang yang dipimpinnya sehingga mereka merasa bagian dari organisasi.
d) Communication, pemimpin yang mempunyai komunikasi yang baik, baik dengan orang yang dipimpinnya maupun dengan orang lain.
Materi tentang kepemimpinan telah selesai disampaikan dilanjutkan dengan tanya jawab dan kolaborasi tentang kepemimpinan pada OSIS.
Alhamdulillah, dengan waktu yang terbatas, mudah-mudahan materi tersampaikan dengan baik dan berharap para siswa peserta LDK akan menjadi calon pemimpin yang kharismatik dan handal, yang diinginkan oleh banyak orang. Amin.
Konsep Buku Nonfiksi
Malam ini semangat menulis pada pertemuan ke-14 bersama Bu Lely Suryani sebagai moderator. Salam dan doa terbaik disampaikan kepada semua yang terlibat dalam kegiatan BM ini. seperti biasanya agar kegiatan ini berkah dan mendapat ridho dari llah SWT, maka kegiatan ini diawali dengan doa sesuai dengan kepercayaan masing-masing.
Salam dan sapaan santun juga disampaikan oleh narasumber hebat malam ini yang akan membersamai peserta BM gelombang 25 - 26, yaitu Bu Musiin, M.Pd. Beliau akan berbagi ilmu, pengalaman, serta akan berkolaborasi dengan peserta tentang "Konsep Buku Nonfiksi."
Kelas menulis Omjay memang luar biasa, hebat, banyak penulis handal lahir dari sini. Salah satunya Bu Musiin, M.Pd. Beliau juga alumni BM angkatan ke-8 memulai semuanya dari nol dan tidak pernah bermimpi untuk bisa menulis buku. Namun, di kelas BM Omjay inilah sebuah pembuktiannya. Tidak ada yang tidak mungkin kalau kita yakin. Kemudian mendapat tantangan menulis dari Prof. Eko, apa yang terjadi beliau berhasil menaklukkan tatangan tersebut dan bukunya sudah dipajang di toko buku Gramedia sebagai bukti nyata.
Motivasi yang luar biasa disampaikan narasumber kepada peserta BM, agar menjaga komitmen untuk terus menulis, kalahkan ketakutan pada diri sendiri, yaitu takut tidak ada yang membaca, takut salah dalam menyampaikan pendapat melalui tulisan, dan merasa karya orang lain lebih bagus. Menulislah sesuai dengan hobi, kegemaran, kesukaan, cerita, atau sesuatu yang disukai dan dicintai.
Menulis bukanlah keterampilan yang mudah. Berdasarkan berbagai hasil penelitian, dari empat keterampilan berbahasa, menulis adalah keterampilan yang dianggap paling sulit. Sebelum menulis buku, harus menemukan alasan yang kuat mengapa ingin menjadi penulis. "Jika kau bukan anak raja, juga bukan anak ulama besar, maka menulislah!" (Imam Al-Ghazali).
Mari berkenalan dengan buku nonfiksi!
Buku nonfiksi adalah buku yang ditulis berdasarkan kenyataan atau fakta. Faktual tidak berkaitan dengan momen, namun lebih ke isinya. Aktual mengacu ke sesuatu yang sedang dibahas atau dibicarakan. aktual bisa aktual, sedangkan aktual belum tentu faktual. Maksudnya sesuatu yang berdasarkan fakta bisa bersifat kekinian belum tentu itu berdasarkan fakta, misalnya hoax yang berkembang di masyarakat.
Ciri-ciri buku nonfikti, yaitu: bahasa yang digunakan formal dan baku, isinya berkaitan dengan fakta, tulisannya bersifat ilmiah populer, dan isinya dapat dari hasil penelitian atau temuan yang sudah ada.
Jenis tulisan nonfiksi ada yang disebut nonfiksi murni karena ditulis berdasarkan data-data otentik atau berdasarkan penelitian dan mempunyai data pendukung yang jelas. Kemudian ada juga nonfiksi kreatif, yang berasal dari sumber otentik namun kemudian dikembangkan lagi oleh penulisnya, seperti buku biografi dan memoar.
Jenis-jenis buku nonfiksi, yaitu: buku catatan pelajaran, buku teks, buku motivasi, buku pelajaran, buku filsafat, buku sains populer, kamus, ensiklopedia, biografi, dan memoar (penulis menceritakan pengalaman hidupnya dalam bentuk narasi).
Penulisan buku nonfiksi terdiri atas tiga pola, yaitu:
1. Pola Hierarkis
Buku disusun berdasarkan tahapan dari yang mudah ke yang sulit atau dari hal yang sederhana ke hal yang rumit.
2. Pola Prosedural
Buku disusun berdasarkan urutan proses, seperti buku panduan.
3. Pola Klaster
Buku disusun secara poni atau butir per butir. Pola ini diterapkan pada buku-buku kumpulan tulisan atau kumpulan bab yang dalam hal ini antarbab setara.
Proses penulisan buku nonfiksi terdiri dari lima langkah, yaitu:
1. Pratulis
Pratulis terdiri dari menentukan tema, menemukan ide, merencanakan jenis tulisan, mengumpulkan bahan tulisan, bertukar pikiran, menyusun daftar, meriset, membuat mind mapping, dan menyusun kerangka. Tema dalam sebuah buku bisa ditentukan satu saja, untuk buku nonfiksi temanya dapat berupa pendidikan, parenting, motivasi, dan lain sebagainya.
Untuk melanjutkan tema menjadi sebuah ide yang menarik, penulis bisa mendapatkan berbagai hal dari pengalaman pribadi, pengalaman orang lain, berita di media sosial, berita di media massa, status facebook/twitter/whatsapp, instagram, imajinasi, mengamati lingkungan, perenungan, membaca buku, survey, dan wawancara.
Referensi penulisan buku bisa dari sumber berikut:
A) Pengetahuan yang diperoleh secara formal, nonformal, dan informal.
B) Keterampilan yang diperoleh secara formal, nonformal, dan informal.
C) Pengalaman yang diperoleh sejak balita hingga saat ini.
D) Penemuan yang sudah didapatkan.
E) Pemikiran yang sudah direnungkan.
2. Menulis Draf
Menuangkan konsep tulisan ke tulisan dengan prinsip bebas dan tidak mementingkan kesempurnaan, tetapi lebih bagaimana ide dituliskan.
3. Merevisi Draf
Merevisi sistematika atau struktur tulisan dan penyajian serta memeriksa gambaran besar dari naskah.
4. Menyunting Naskah
Menyunting naskah berpedoman pada Kamus Besar Bahasa Indonesia dan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia. Hal-hal yang perlu disunting, diantaranya ejaan, tata bahasa, diksi, data dan fakta, serta legalitas dan norma.
5. Menerbitkan
Apabila proses satu sampai empat sudah dilaksanakan dengan baik, maka terakhir adalah proses menerbitkan buku.
Kata penutup dari narasumber, Ibu Musiin, M.PD., yaitu: Dengan berbagi ilmu kita akan semakin kaya dan bahagia. Tiap kesempatan yang diambil adalah sebuah kesempatan untuk menang. Kesempatan yang kecil seringkali merupakan permulaan kepada usaha yang besar.
Menulislah setiap hari, buktikan apa yang terjadi. Salam Literasi.
Kamis, 16 Juni 2022
Class Meeting (Tarik Tambang)
Hari ini Kamis, 16 Juni 2022, kegiatan class meeting dilanjutkan dengan pertandingan tarik tambang. Ada hal yang menarik pada kegiatan class meeting tahun ini, yaitu peserta futsal dan basket adalah siswa laki-laki sedangkan untuk peserta tarik tambang dikhususkan untuk siswa perempuan.
Pertandingan tarik tambang dilakukan setelah kegiatan final pertandingan futsal. Seperti pada pertandingan futsal dan basket, sebelum pertandingan tarik tambang dimulai, panitia menyampaikan informasi terkait dengan sistem perlaksanaan lomba. Setiap kelas mengirimkan perwakilannya untuk mendengarkan informasi tersebut. Setelah semua mengerti dan memahami sistem perlombaan, maka kegiatan pertandingan akan segera dilaksanakan.
Pertandingan tarik tambang dilaksanakan di lapangan upacara karena di lapangan serbaguna masih digunakan untuk pertandingan basket. Seseuai dengan waktu yang telah ditetapkan, class meeting hanya dilaksanakan selama dua hari, yaitu tanggal 15 - 16 uni 2022, makanya dua kegiatan ini dilaksanakan pada tempat yang berbeda.
Sebaiknya tarik tambang dilaksanakan pada lapangan berumput, untuk menghindari peserta yang terjatuh cidera. Mengingat sekolah kami tidak memiliki lahan yang demikian maka pertandingan tarik tambang dilaksanakan di lapangan upacara yang seluruh lapangannya sudah di conblock. Selain licin juga ada kemungkinan siswa peserta lomba akan mengalami cidera.
Melihat antusiasnya siswa pada kegiatan class meeting ini, maka mereka juga sangat bersemangat bahkan terkadang mereka lupa akan hal-hal yang ditakutkan oleh guru dan panitia yang akan mencederai mereka.
Pertandingan tarik tambang sudah dimulai, spektakuler heboh luar biasa. Setiap peserta mempersiapkan diri dengan baik, tentunya mereka dianjurkan untuk sarapan terlebih dahulu. Pesertanya khusus siswa perempuan, bayangkan teriakan mereka bisa memecahkan langit. Tertawa mereka terpingkal-pingkal melihat peserta yang sedang berlomba. Entah apa yang lucu menurut mereka, kemungkinan gaya dari masing-masing peserta.
Saya tidak dapat mengikuti lomba sampai selesai karena ada sesuatu hal yang harus dikerjakan. Saat menonton pertandingan sampai peserta ke-5, saya merasakan sesuatu yang menyenangkan, bisa bersama siswa, bercengkerama, bersenda gurau, bahkan ikut teriak dan tertawa-tawa melihat ulah peserta lomba. Sayang di sayang saya tidak bisa meneruskan untuk menonton pertandingan sampai usai.
Siapa pemenang tarik tambang? Ayo kita tunggu pengumumannya pada acara penutupan class meeting yang akan dilaksanakan pada pukul 16.30 wib. Ternyata informasi dari panitia melalui via whatsapp, pemenangnya adalah siswa X MIPA 5. Terima kasih semua siswa sudah melaksanakan class meeting dengan suportif, disiplin, dan penuh tanggung jawab. Terima kasih majelis guru dan Tata Usaha telah bersinergi dan bekerja sama untuk menyukseskan kegiatan class meeting tahun ini. Selamat kepada para pemenang dan terima kasih kepada semua siswa yang telah berpartisipasi dan ikut menyukseskan kegiatan ini. Hal tersebut yang disampaikan kepala sekolah pada acara penutupan kegiatan.
Futsal Competition
Setelah berakhirnya pelaksanaan Penilaian Akhir Tahun (PAT), dilanjutkan dengan kegiatan class meeting yang hanya mempertandingkan tiga cabang olahraga, yaitu futsal, bakset, dan tarik tambang. Program class meeting ini dicanangkan oleh OSIS dan merupakan program tahunannya.
Kegiatan pembukaan class meeting dihadiri oleh majelis guru, Tata Usaha, dan beberapa orang perwakilan siswa setiap kelas. Acara resmi dimulai yang diawali dengan laporan ketua panitia, sambutan ketua OSIS, sambutan pembina OSIS, sambutan kepala sekolah, dan diakhiri dengan doa.
Pelaksanaan class meeting dibuka secara resmi oleh kepala sekolah pada Rabu, 15 Juni 2022, pukul 08.00 wib. Kepala sekolah berpesan untuk melaksanakan pertandingan ini secara sportif dan kekeluargaan, hindari perselisihan antarkelas. Utamakan persatuan dan kesatuan sampai akhir kegiatan. Ucapan terima kasih juga disampaikan oleh kepala sekolah kepada semua panitia, baik guru maupun siswa yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Jadwal hari pertama class meeting adalah pertandingan futsal. Semua kelas yang telah terdaftar akan melaksanakan lomba pada hari ini yang dilaksanakan di lapangan olahraga serbaguna di sekolah kami. Sebelum pertandingan dimulai, panitian mengumpulkan perwakilan kelas untuk menyampaikan sistem pertandingan yang ahrus dipatuhi dan dilaksanakan oleh semua peserta lomba. Pertandingan futsal dibagi menjadi tiga babak, yaitu babak penyisihan, babak semi final, dan babak final.
Ternyata para siswa sangat menikmati kegiatan class meeting ini, setelah vakum selama dua tahun karena pandemi Covid-19. Diakhir semester genap tahun pelajaran 2021/2022 kegiatan ini dapat dilaksanakan lagi tentunya kita tidak boleh lengah, tetap menerapkan protokol kesehatan untuk saling menjaga, walaupun katanya kita sudah memasuki masa endemi.
Pertandingan pertama dimulai, yaitu X MIP 3 berhadapan dengan XI MIPA 1, Siswa begitu antusias, mereka dengan penuh semangat memberikan support kepada perwakilan kelasnya yang sedang berlomba. Teriakan dan sorakan para suporter dari kelas masing-masing menambah semangat para peserta lomba. Akhirnya kelas X MIPA 3 memenangkan lomba, ini baru babak penyisihan, akan dilanjutkan dengan jadwal berikutnya.
Waktu telah menunjukkan pukul 12.00 wib, kegiatan pertandingan dihentikan sementara dan akan dilanjutkan setelah salat zuhur dan makan siang. Diinformasikan kepada semua siswa bahwa pertandingan akan dilanjutkan pada pukul 13.00 wib dan akan masuk pada babak semi final. Luar biasa semangat dan menyenangkan. Alhamdulilah cuaca pada hari ini sangat bersahabat, mentari malu-malu menampakkan tubuhnya.
Tibalah saatnya masuk pada babak semi final, kelas yang pertama bertanding adalah kelas XI IPS 1 berhadapan dengan Kelas XI IPS 3, dilanjutkan dengan kelas-kelas berikutnya sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Suara sorak-sorai memenuhi lapangan serbaguna, para peserta lomba menunjukkan kehebatannya. Gol.......yang menandakan bola masuk dan menambah point. beberapa menit kemudian pertandingan berakhit dan panitia mengumumkan kelas yang berhak masuk ke babak final yang akan dilaksanakan esok harinya.
Pukul 15.15 wib pertandingan pada babak semi final telah usai, tibalah saatnya panitia mengumumkan kelas yang akan berlaga pada babak final, yaitu kelas X MIPA 4 berhadapan dengan kelas XI IPS 1. Pertandingan akan dimulai tepat pukul 07.30 wib. Diharapkan semua peserta hadir tepat waktu.
Kamis, 16 Juni 2022, tepat pukul 07.30 wib pertandingan dimulai, para siswa sudah memadati lapangan serbaguna untuk menonton baba final. Benar-benar seru, penuh semangat, dan rasa sportivitas. Sorak dan teriakan suporter semakin memekakan telinga. Setiap kali cetakan gol dari peserta selalu dimotivasi dengan teriakan dan tepuk tangan.
Rabu, 15 Juni 2022
Menulis Buku Terbaik PERPUSNAS
Senin, 13 Juni 2022
Agrowisata Tangkit Baru Jambi
Koneksi Antarmateri- Modul 3.1
Pengambilan Keputusan Berbasis Nilai-Nilai Kebajikan Sebagai Pemimpin Oleh : Farida Haryati PGP : Angkata...
-
Bismillahirrohmanirrohim, salam, sapaan santun, dan doa untuk peserta BM PGRI gelombang ke-25 pada pertemuan ke-8 agar selalu seha...
-
Pertemuan ke-2 Belajar menulis PGRI Gelombang 25 Mulailah dengan menuliskan hal-hal yang kau ketahui. Tulislah tentang pengalaman dan perasa...
-
Pertemuan ke-1 Belajar Menulis PGRI Gelombang 25 Tema: Ide Menulis Bagi Guru Narasumber: Wijaya Kusumah, M.Pd. Moderator: Dail Ma'ruf Mu...

.jpeg)

.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)


.jpeg)


